Nostalgia Masa Kecil 10 Permainan Tradisional Bangka Belitung yang Seru dan Melegenda Update cookies preferences
Banner
BREAKING NEWS
  • Memuat artikel terbaru...

Nostalgia Masa Kecil 10 Permainan Tradisional Bangka Belitung yang Seru dan Melegenda

Nostalgia Masa Kecil 10 Permainan Tradisional Bangka Belitung yang Seru dan Melegenda
Kamis, 20 Agustus 2026

Mengingat kembali kenangan masa kecil yang indah sering kali membuat kita rindu pada berbagai permainan tradisional anak Bangka yang sarat akan kebersamaan dan keceriaan. Di tengah gempuran gawai modern, warisan budaya non-benda khas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini menyimpan nilai historis, sosial, dan ketangkasan fisik yang sangat tinggi untuk generasi muda.

Provinsi Bangka Belitung tidak hanya terkenal dengan keindahan pantai dan kelezatan kulinernya saja. Negeri Serumpun Sebalai ini juga memiliki kekayaan budaya berupa permainan rakyat yang diwariskan secara turun-temurun. Sayangnya, modernisasi perlahan menggeser eksistensi permainan penuh tawa ini dari halaman rumah anak-anak di Bangka.

Melalui artikel ini, kita akan menjelajahi kembali sepuluh permainan tradisional khas masyarakat Bangka yang dahulu sangat melegenda. Mari kita bernostalgia sekaligus mempelajari nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam setiap permainan tersebut agar tidak punah ditelan waktu.

10 Permainan Tradisional Anak Bangka yang Penuh Nostalgia

Cak Lingking

Cak Lingking adalah sebutan masyarakat Bangka untuk permainan engklek. Permainan ini sangat populer di kalangan anak-anak perempuan maupun laki-laki di pedesaan Bangka. Cara memainkannya adalah dengan menggambar beberapa kotak di atas tanah menggunakan ranting pohon atau kapur.

Setiap pemain harus melempar gundu atau pecahan keramik yang disebut gaco ke dalam kotak secara berurutan. Setelah itu, pemain harus melompat dengan satu kaki melewati kotak-kotak tersebut tanpa menyentuh garis. Permainan ini sangat baik untuk melatih keseimbangan fisik dan fokus anak.

Gasing Terenang

Gasing Terenang merupakan permainan gasing khas Bangka yang biasanya terbuat dari kayu lokal pilihan yang keras seperti kayu pelawan atau kayu menggeris. Gasing ini dibentuk sedemikian rupa dengan poros besi di bagian bawahnya sebagai pusat keseimbangan saat berputar.

Anak-anak Bangka biasanya memainkan gasing ini di tanah lapang yang keras. Mereka akan saling mengadu ketahanan putaran gasing atau bahkan mencoba memukul gasing lawan hingga keluar dari lingkaran permainan. Gasing Terenang melatih keterampilan motorik halus dan konsentrasi tingkat tinggi.

Bilun

Bilun adalah versi lokal Bangka dari permainan gobak sodor yang sering kita temui di daerah lain. Permainan ini membutuhkan lapangan berbentuk persegi panjang yang dibagi menjadi beberapa bagian garis melintang dan membujur.

Dimainkan oleh dua tim yang saling berhadapan, satu tim bertindak sebagai penjaga garis dan tim lainnya sebagai penyerang. Tujuan utama penyerang adalah melewati seluruh garis penjagaan tanpa tersentuh oleh tim penjaga. Bilun mengajarkan anak-anak tentang arti kerja sama tim, strategi, dan kecepatan bertindak.

Sembunyi Gong

Sembunyi Gong adalah variasi permainan petak umpet yang sangat seru dimainkan pada sore hari menjelang magrib. Keunikan dari permainan ini terletak pada penggunaan sebuah tiang atau pohon yang dijadikan sebagai pusat atau gong keselamatan.

Satu orang yang kalah dalam undian harus menutup mata di dekat gong sambil berhitung, sementara pemain lain mencari tempat persembunyian. Pemain yang bersembunyi harus berusaha menyentuh gong tanpa ketahuan oleh penjaga demi menyelamatkan diri dan teman-temannya yang sudah tertangkap.

Sepit Alip

Sepit Alip adalah permainan tradisional yang menggunakan karet gelang sebagai media utamanya. Permainan ini biasanya dimainkan di teras rumah saat cuaca sedang hujan atau terik. Karet gelang dikumpulkan dari setiap pemain lalu dijalin menjadi sebuah rantai atau ditumpuk di lantai.

Pemain harus menggunakan jari-jari mereka untuk mengambil atau memisahkan karet gelang satu per satu tanpa menggoyang karet gelang lainnya. Sepit Alip sangat efektif dalam melatih kesabaran, ketelitian, dan koordinasi motorik jari anak.

Bedil Bambu

Bedil Bambu atau meriam bambu adalah permainan musiman yang sangat dinantikan oleh anak-anak Bangka, terutama saat memasuki bulan suci Ramadan. Permainan ini memanfaatkan sebatang bambu besar yang diberi lubang kecil di bagian pangkalnya.

Bambu tersebut diisi dengan minyak tanah atau karbit dicampur air, kemudian disulut dengan api melalui lubang kecil tersebut hingga menghasilkan suara dentuman yang sangat keras. Meski sangat seru dan menantang adrenalin, permainan ini membutuhkan pengawasan orang dewasa agar tetap aman dilakukan.

Sekerte

Sekerte adalah sebutan lokal untuk permainan egrang bambu. Permainan ini menuntut pemainnya untuk berjalan di atas dua batang bambu panjang yang telah diberi pijakan kaki setinggi setengah hingga satu meter dari permukaan tanah.

Anak-anak Bangka sering kali mengadakan balapan Sekerte atau saling dorong menggunakan egrang untuk menentukan siapa yang paling tangguh. Selain melatih keberanian melawan rasa takut akan ketinggian, Sekerte juga sangat baik untuk melatih kekuatan otot kaki dan keseimbangan tubuh.

Main Lap

Main Lap merupakan permainan kejar-kejaran kelompok yang menggunakan pos atau benteng pertahanan berupa pohon atau tiang. Dua kelompok akan saling serang untuk merebut benteng lawan dengan cara menyentuh tiang pertahanan musuh sambil meneriakkan kata lap.

Permainan ini membutuhkan stamina fisik yang prima karena pemain harus terus berlari menghindari kejaran lawan sekaligus menyusun taktik untuk mengelabui pertahanan musuh. Nilai sportivitas dan kepemimpinan sangat kental diajarkan dalam permainan ini.

Main Karet

Main Karet atau lompat tali menggunakan untaian karet gelang yang dikepang panjang adalah permainan favorit anak perempuan di Bangka. Dua orang bertugas memegang ujung tali karet, sementara pemain lainnya melompat bergiliran dengan berbagai tingkat ketinggian.

Ketinggian karet dimulai dari mata kaki, lutut, pinggang, dada, telinga, kepala, hingga sejengkal di atas kepala yang biasa disebut merdeka. Permainan ini melatih kelenturan tubuh, kekuatan melompat, dan keberanian mengambil risiko.

Terompah Panjang

Terompah Panjang atau bakiak tandem adalah permainan yang menggunakan sepasang papan panjang bertali karet yang dapat dinaiki oleh tiga hingga lima orang sekaligus. Permainan ini sering kali dilombakan pada perayaan hari kemerdekaan di kampung-kampung di Bangka.

Semua pemain dalam satu terompah harus melangkah secara bersamaan dengan ritme yang sama agar tidak terjatuh. Kerja sama, keselarasan langkah, dan komunikasi yang baik adalah kunci utama untuk memenangkan permainan Terompah Panjang ini.

Bonus:

Main SETAL

Main Setal adalah permainan kelereng tradisional khas Bangka Belitung yang menjadi simbol nostalgia, kebersamaan, dan ketangkasan bagi anak-anak masa lalu,. Permainan ini melibatkan teknik menyentil gacoan (kelereng andalan) untuk mengeluarkan kelereng taruhan dari lingkaran, yang bernilai untuk melatih motorik, fokus, dan karakter sosial. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang turnamen setal.

Manfaat Positif Memainkan Permainan Tradisional

Melestarikan permainan tradisional bukan sekadar menjaga warisan masa lalu, melainkan juga memberikan dampak positif yang luar biasa bagi tumbuh kembang anak secara menyeluruh. Berbeda dengan permainan digital yang cenderung membuat anak pasif, permainan rakyat ini menuntut aktivitas fisik yang menyehatkan jantung dan otot.

Selain kesehatan fisik, aspek sosial anak juga terasah dengan sangat baik. Anak-anak belajar bagaimana cara bernegosiasi, menyelesaikan konflik secara damai, menaati aturan kelompok, dan menerima kekalahan dengan lapang dada. Semua keterampilan sosial ini sangat penting sebagai bekal mereka saat dewasa kelak.

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Permainan Tradisional Bangka

Apakah permainan tradisional Bangka masih dimainkan sekarang?

Sayangnya intensitasnya sudah sangat menurun drastis dibandingkan era tahun sembilan puluhan. Namun, pada momen tertentu seperti festival budaya atau perlombaan hari kemerdekaan, permainan ini masih sering dihidupkan kembali oleh masyarakat setempat.

Bagaimana cara mengenalkan kembali permainan tradisional ini kepada generasi alfa?

Orang tua dan pihak sekolah dapat berkolaborasi untuk memasukkan permainan tradisional ke dalam kegiatan ekstrakurikuler atau menjadikannya alternatif aktivitas pengisi waktu luang di rumah tanpa gawai.

Apakah bahan untuk membuat permainan tradisional Bangka sulit ditemukan?

Sebagian besar permainan tradisional Bangka menggunakan bahan alam yang sangat mudah ditemukan di lingkungan sekitar seperti bambu, kayu, tanah lapang, dan karet gelang, sehingga sangat murah dan ramah lingkungan.

Kesimpulan

Sepuluh permainan tradisional anak Bangka yang melegenda di atas membuktikan bahwa kebahagiaan sejati tidak melulu harus dibeli dengan teknologi mahal. Nilai kebersamaan, kejujuran, dan kreativitas yang diajarkan lewat Cak Lingking hingga Terompah Panjang adalah warisan tak ternilai yang harus terus kita jaga bersama demi masa depan generasi penerus bangsa yang lebih sehat dan berkarakter.

Meta Hashtags: 

#PermainanTradisional #BangkaBelitung #WarisanBudaya #KhasBangka #NostalgiaMasaKecil #BudayaBabel

Merawat Rasa, Menjaga Warisan Nusantara. Dari Dapur Tradisi, Untuk IndonesiaKu. "A Journey Through Indonesian Flavors"
  • Blogger
  • Facebook
  • WhatsApp
  • Instagram
  • X
  • Belum ada Komentar untuk "Nostalgia Masa Kecil 10 Permainan Tradisional Bangka Belitung yang Seru dan Melegenda"

    Posting Komentar

    Memuat waktu...
    Rekomendasi Artikel
    Bakti Site Blogger

    Selengkapnya

    Memuat rekomendasi artikel...

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel